Gunakan dua foto orang yang diunggah sebagai referensi karakter untuk menghasilkan adegan luar ruangan malam hari dengan nuansa emosional dan sinematik yang kuat. Gambar tersebut mengadopsi komposisi vertikal yang jelas dari kiri bawah - kanan atas / tanah - langit: sosok yang lebih muda di tanah berdiri di kiri bawah gambar, berdiri agak ke samping. Badan tidak seluruhnya menghadap ke depan, tidak seluruhnya membelakangi kamera, melainkan sedikit menoleh ke samping, dengan kepala terangkat dan memandang ke arah langit, dengan ekspresi kerinduan, kesedihan, rasa hormat dan pengekangan. Gambar spiritual besar seorang lelaki tua muncul di langit, terletak di kanan atas atau area luas langit di atas layar. Tubuh spiritualnya jelas jauh lebih besar daripada sosok di tanah, menutupi langit malam seperti pelindung. Jangan memiliki lingkaran cahaya di belakang kepala Anda. Sesepuh tidak berdiri di atas tanah, tetapi mengapung di awan dan langit malam dalam keadaan jiwa yang bercahaya, lembut, tembus cahaya, dan sakral. Ciri-ciri tokoh tersebut harus tergambar jelas dalam foto-foto yang diunggah, agar sekilas terlihat bahwa mereka adalah orang yang sama. Berbeda dengan versi sebelumnya, postur roh kali ini harus mengacu pada gambar ini: tubuh roh tua sedikit condong ke depan, satu lengan secara alami terentang ke bawah, dan telapak tangan diletakkan dengan lembut di atas kepala sosok di bawah, seolah-olah dia sedang menyentuh kepala dengan lembut, menghibur, memberkati dan melindungi orang lain melintasi langit dan bumi. Ekspresi tubuh roh harus hangat, baik hati, tenang, dan sedikit memuaskan dan menghibur, tidak menakutkan atau berlebihan dan fantastis. Roh tersebut dikelilingi oleh lingkaran cahaya lembut, kabut tipis, dan cahaya langit suci, namun fitur wajahnya masih terlihat jelas. Karakter di lapangan harus tetap dalam keadaan manusia yang sebenarnya, tanpa menjadi spiritual atau bersinar secara berlebihan. Pemandangannya pasti pada malam hari, dengan langit malam berwarna biru tua, skylight dari senja hingga malam, siluet pepohonan di kejauhan, serta lingkungan alam yang sepi dan sepi. Tidak ada salju, tidak ada salju yang melayang, tidak ada salju musim dingin. Tanahnya bisa berupa rumput biasa, jalan tanah, tepian batu atau permukaan alami. Mungkin terdapat batu di latar depan, yang konsisten dengan pemandangan malam luar ruangan yang tenang. Fokus komposisinya adalah untuk mengekspresikan hubungan emosional antara dua orang dalam hidup dan mati: orang yang berada di tanah melihat ke atas, dan roh tua di langit mengulurkan tangan untuk menyentuh kepalanya dengan lembut untuk perlindungan. Suasana keseluruhan harus seperti poster film atau bingkai beku film yang emosional, dengan rasa peringatan, kerinduan, penyatuan kembali jiwa, dan ketegangan emosional yang kuat. Jaga agar pakaian tetap natural dan asli, cukup upload foto untuk referensi, jangan jadikan pakaian sebagai fokus. Tidak ada teks, tidak ada subtitle, tidak ada tanda air, tidak ada elemen antarmuka, tidak ada karakter yang berlebihan.