Orang yang lebih muda sedang duduk sendirian di bangku taman yang basah, tampak sedih, lelah, dan kewalahan secara emosional, dengan kepala menunduk dan satu tangan menyentuh dahi atau pelipis. Orang yang lebih tua muncul di sampingnya dalam bentuk spiritual, seperti jiwa yang halus, berdiri dengan lembut di sampingnya sebagai kehadiran pelindung. Orang yang lebih tua tidak hidup secara fisik dalam adegan tersebut, tetapi tampil sebagai jiwa yang tenang dan bercahaya. Dia dengan lembut meletakkan satu tangan di kepala atau garis rambut bagian atas orang yang lebih muda dengan gerakan yang menenangkan dan seperti berkah. Orang yang lebih tua harus memiliki perlakuan visual seperti malaikat/keadaan jiwa yang halus: cahaya lembut, kehadiran yang sedikit tembus cahaya, lingkaran cahaya lembut di atas kepala, dan sayap putih di belakang punggung. Sayap dan lingkaran cahaya harus terasa simbolis, tenang, dan sakral daripada baju besi fantasi yang dramatis. Orang yang lebih tua harus tetap terlihat jelas menyerupai referensi yang diunggah, namun tampak damai, seperti dunia lain, dan hadir secara spiritual. Orang yang lebih muda harus tetap menjadi manusia seutuhnya dan membumi dalam pemandangan fisik, duduk di bangku yang basah kuyup di bawah hujan yang turun. Ekspresinya harus menyampaikan kesedihan, kesepian, dan kerentanan, sekaligus menunjukkan rasa nyaman dari kehadiran spiritual di sampingnya. Pengaturannya harus mengikuti gambar referensi: hujan lebat di malam hari, tanah basah yang memantulkan cahaya, pencahayaan sinematik lembut, lampu bokeh jauh yang kabur, dan lingkungan luar ruangan yang tenang. Bangku harus terlihat jelas. Suasananya harus terasa sedih, sakral, nyaman, dan sinematik. Adegan tersebut harus terlihat seperti potongan gambar dramatis dari sebuah film. Jangan mendefinisikan detail pakaian secara spesifik. Biarkan pakaian tetap alami dan sesuai dengan referensi yang diunggah, sederhana dan dapat dipercaya untuk adegan tersebut, tanpa menjadikan pakaian sebagai fokus. Gunakan gaya sinematik yang realistis, emosional, dan berkualitas tinggi. Gambar akhir harus menekankan hubungan antara dua orang: yang satu hidup dan yang berduka, yang satu tampil sebagai penjaga spiritual atau kehadiran jiwa. Tidak ada orang tambahan, tidak ada teks, tidak ada tanda air, tidak ada elemen UI.